Sometimes, expectation could kill you.
The most proper phrase for today.
and almost for everyday in my life these couple months lately..
Expect nothing.
that should be what i do.
Because even when you expect nothing you still got disappointed.
then imagine the damage if you expect something big? (―˛―“)
But there are still little hopes remaining, somewhere.
i'm sure i haven't lost it.
let's hold on that for a while..
-gloomy Wednesday
Dreams Come True: Project!!!
Dreams Come True: Project!!!: Di saat para lelaki Jum'atan, gw mau ngeblog dulu ah. Kali ini mau share-share foto aja tentang tim Project, tim dimana gw bera...
What a pity, my dear Cyrus..
Beautiful girl who's trying to find her true identity through performing music and stuff.
But it seems, the search for identity was on the wrong path.
Controversial in her single move.
Yep, she's Miley Cyrus.
Well, she's famous indeed. Beautiful of course. Talented and has such a great voice.
But.. Her behavior these days is kind a worrying.
I do really like her song "Wrecking Ball".
Somehow I could feel her sadness. About how hard she's trying to be precious for her lover, at least that's what I got. She's sad. I could see that, clearly.
But the concept is kind a.. cheap.
That part disappoint me..
I think it'll be so much heart-breaking if she stick with the soul of the song.
Sadness.
It'll be majestic if she wore a black or white gown, with the Wrecking Ball destroying all the walls behind her.
It'll be a glorious melancholy..
I love her make up though.
All that nudity concept she has there are totally The Wrecking Ball for her music soul.
All the people could think of when seeing the MV would be, "That's unnecessarily shown and just simply ruining the whole thing!"
Sort of. That kind of comments.
It is really such a pity. Really.
Doesn't have to be that way.
But, well she did already choose to be.. that way.
Maybe she's still wrapped in all emotional reckless courage and still in the process of searching her true identity.
I do really hope that she can find herself in a nice classy and mature woman.
Because I do think that she's a very talented singer and it'll be such a pity if she keeps up doing those crazy things.
That's all..
Good luck, Miley!
Ngeluh
Hidup gw udah benar-benar berubah. Semua seketika jadi serba darurat. Lupakan apa yang dulu udah disusun rapi-rapi, wishlist yang udah dinanti-nanti, keinginan-keinginan yang tadinya udah punya target pencapaian pasti.
Dulu ingin sedikiiiit manjain diri aja susah.
Sekarang? Punya pikiran untuk bisa manjain diri aja haram kayaknya.
Berlebihan kah?
Enggak sih gw rasa.
Karena emang begini keadaannya sekarang.
Ini serius. Gak main-main.
Kadang masih gak percaya aja, "Oh ternyata sekarang kondisi gw kayak gini ya.."
Gak bisa ini itu, gak bisa kesini kesitu, gak bisa begini begitu.
Harus banyak-banyak legowo.
Karena di depan akan ada banyak hal yang sepertinya gak bisa lagi diharapkan atau sekedar diimpikan.
Karena apa yang tadinya terbatas, sekarang malah semakin dibatasi.
Sampai sesak rasanya diimpit batas disana-sini.
Terutama kalau lu cuma sendiri.
*heavy sigh*
Lu lagi ngeluh Gha?
Iya kali.
Sedikit ngeluh buat longgarin hati.
Gpp sik.
: )
Harapan
Orang bilang harapan adalah nyawa terakhir seseorang sebelum akhirnya benar-benar menyerah.
Tapi belakangan ini gw bahkan gak tau harus berharap apa.
Gw sudah memanjatkan seluruh harapan gw sama Yang Maha Kuasa.
Dan sampai saat ini, belum ada tanda-tanda harapan terbesar gw itu akan dikabulkan.
Dan mulai bikin gw ketakutan..
Ayo, keep positive Gha..
Untuk sementara, cuma sabar dan shalat yg jadi pegangan gw sekarang..
Don't!
dont!
talk.
about.
me.
behind.
my.
back.
ask.
me.
me.
directly.
instead.
that's.
how.
you.
appreciate.
other.
people.
thank you!
Face it, move on, grow up
And
so my father is still fighting with his sarcoma
tumor, together with mom he’s still getting treatment from the doctor in
his hometown, Wonogiri. My parents have been leaving for almost 2 weeks and I don’t
really know how is his condition right now. Mom only said, he’s on treatment.
I
don’t know when this is going to end, how to finish, or where I should start doing
my parent’s responsibility about the house and my younger siblings. I don’t know.
I could only try, and pray.
So
this is another fate, come again into my life to have a visit. Not just an
ordinary visit, but a strong particular and precise slap on the face. Yeah,
fate has come and hit me right on my face. No signal, no warning. Fate just
simply come.
Now
this fate has taken my life into something I don’t expected before. Sometimes
I don’t think I live my own life. The condition, the situation, push me to be
somebody else. Someone that has to be stronger, mature, and clearly cut off her
23-years-old ego. Well, yesterday I felt like living on a prison called
responsibility. I know I have to, no matter what. I’m the oldest, no choice. Gotta
take over my parent’s position so that my family could keep up with the world
which wouldn’t have care less about us and keep rotating every single second.
We
have to keep up. We just have to.
Nobody
says it’s going to be easy. We’re learning something.
So, then be it.
Fate
comes. Face it. Get through it. Move on. And grow up.
Ghibah
Apakah ghibah itu?
Jawabannya ada dalam hadist Rasulullah SAW
berikut ini :
Rasulullah bersabda,
“Tahukan kalian apa itu ghibah?”, mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang
lebih tahu.”
Beliau bersabda, “Yaitu
engkau menceritakan tentang saudaramu yang membuatnya tidak suka.” Lalu ditanyakan kepada beliau, “Lalu
bagaimana apabila pada diri saudara saya itu kenyataannya sebagaimana yang saya
ungkapkan?” Maka beliau bersabda, “Apabila cerita yang engkau katakan itu
sesuai dengan kenyataan maka engkau telah meng-ghibahi-nya. Dan apabila
ternyata tidak sesuai dengan kenyataan dirinya maka engkau telah berdusta atas
namanya.” (HR. Muslim)
Di dalam Sunan Tirmidzi terdapat riwayat yang
menceritakan hadist dari jalan Ibnu ‘Umar, beliau berkata :
Rasulullah SAW naik mimbar dan menyeru dengan suara
lantang, “Wahai segenap manusia yang masih beriman dengan lisannya namun iman
itu belum meresap ke dalam hatinya janganlah menyakiti kaum muslimin. Dan
janganlah melecehkan mereka. Dan janganlah mencari-cari kesalahan-kesalahan
mereka. Karena sesungguhnya barang siapa yang mencari-cari kejelekan
saudaranya sesama muslim maka Allah akan mengorek-ngorek kesalahannya. Dan
barang siapa yang dikorek-korek kesalahannya oleh Allah maka pasti dihinakan,
meskipun dia berada di dalam bilik rumahnya.”

Thank's
to :
Original
Article's Title is Hukum Ghibah (Membicarakan Kejelekan Orang Lain) dalam
Islam | A TechnoLedge Blog in
http://muhfachrizal.blogspot.com
Teguran Allah
Let’s just
say, keluarga gw sedang ditegur Allah.
Bapak gw
sakit, and it’s serious. Tumor
sarcoma, otot lengan kiri atas.
Emang udah
beberapa bulan ini Bapak lagi sakit. Tangan kiri atasnya bengkak, bisepnya
membesar kayak orang yang kebanyakan nge-gym. Gw baru tau Bapak sakit kayak
gini setelah ukuran bengkaknya itu terlihat enggak normal. Ternyata udah lebih
dari 6 bulan Bapak ngalamin bengkak ini. Cuman selalu ditutupin dari
anak-anaknya karena takut kita jadi khawatir. Awalnya Bapak sama Mama pikir,
benjolan kecil di lengan kiri atas Bapak itu hanya keseleo otot biasa, makanya
Bapak lebih milih pengobatan macem pijat urut tradisional. Lama-lama, bukannya
ilang itu keseleo, yang ada malah tambah besar bengkaknya.
Sejak
Desember lah Bapak juga mulai ngerasa bengkak di tangannya gak bisa
mengandalkan pijat urut lagi. Maka dicoba lah ngejalanin terapi-terapi
alternatif lain, yang gak pake pijet-pijet. Dari sekian banyak tempat
pengobatan alternative itu, hampir di tiap tempat Bapak divonis menderita
tumor.
Deg!
Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun.. KAN! Bukan penyakit ecek-ecek ini mah.
Sumpah gw takut setengah mati.
FYI aja yah, pengobatan alternatif macem ramuan
herbal dan terapi-terapi itu ternyata tidak murah ya. Bapak pernah sekali
terapi bayar Rp 100.000,- dan nebus obatnya untuk jatah satu minggu aja bisa
sampe Rp 700.000,-. Sementara kata tabib/dokter/penyembuh (whatever they
called) yg ngobatin Bapak, proses penyembuhan secara herbal itu makan waktu
berbulan-bulan. Itupun tagline nya
“InsyaAllah sembuh.”
Oke.
Mulailah Bapak jalanin pemeriksaan secara medis. Mulailah dia datangi dokter
umum depan rumah. Disuruh rontgen
lengan atasnya, kanan dan kiri. Hasilnya normal, dugaan sumber pembengkakan
dari tulang ternyata salah. Berarti sumbernya dari otot. Terus, dirujuk lah ke
dokter bedah di Salak. Dokternya angkat tangan, bilang kalo penyakit itu bukan
ranahnya dia, sudah harus dicek ke dokter spesialis tumor.
MasyaAllah..
Muka gw
datar-sedatar-datarnya-datar saat denger kabar itu. Semoga tumornya gak
se-serius yang gw takutkan..
Maka
mulailah kita datangi dokter spesialis tumor itu, dr. Saptadi namanya,
spesialis tumor dan onkologi di RS Salak. Beliau praktek cuma hari selasa malam
dan kamis malam aja. Makanya proses konsultasi sama beliau pun makan waktu
lumayan lama, karena bisa ketemu aja cuma 2 kali seminggu, itu pun kalo beliau
gak tetiba ada urgent dan harus tugas lagi ke rumah sakit lain. Pernah apes
banget, selasa malam udah daftar, udah bayar, tinggal antri, eealah dokternya keburu pergi karena ada
darurat di tempat lain, dan Bapak baru bisa ketemu seminggu kemudian.
Saat ini,
Bapak lagi sakit dan dirawat inap di RS. Salak, sambil nunggu hasil test biopsy
keluar. Setiap detik gw dan keluarga masih berharap sakitnya Bapak enggak akan
serius dan masih bisa diobatin supaya bisa sembuh total. Ternyata vonis dokter
lumayan meredupkan harapan gw. Dokternya bilang, kalau dilakukan pengangkatan
jaringan tumor, itu bisa-bisa sebagian besar otot lengan kiri atas Bapak
diangkat. Yang berarti Bapak akan kehilangan fungsi lengannya sama sekali.
Astagfirullohaladziim..
Sampai
hari ini, gw masih belum menemukan opsi lain untuk nyembuhin Bapak. Tapi yang
jelas gw dan keluarga gak akan berhenti ikhtiar buat kesembuhan Bapak, dan
tetap tawakal sama hasilnya.
Allah Maha Melihat, Maha Adil, Maha Pengasih, Maha
Penyayang, Maha Kuasa, Maha Segalanya, maka dari itu gw percaya sepenuhnya sama
apa yang ditetapkan-Nya. Semoga apapun itu yang Ia tetapkan, berakhir baik
untuk semuanya, terutama buat Bapak..
Dear God, please save my father..
Do'a untuk Ayah
To be honest, harusnya gw ngerjain pagawean kantor sekarang. Eh, tapi pas browsing
nemu blog isinya kumpulan do'a-do'a.. Menurut gw, ya apa salahnya gw simpen
disini sekaligus di-share buat siapapun yg mampir ke mari kan? :)
Do’a minum obat memohon kesembuhan
ﺒﺴﻢ ﺍﷲ ﺍﻠﺸﺎﻔﻲ ﺒﺴﻢ ﺍﷲ ﺍﻠﻜﺎﻔﻲ ﺒﺴﻢ ﺍﷲ ﺍﻠﻤﻌﺎﻔﻲ
ﺒﺴﻢ ﺍﷲ ﺍﻠﺬﻱ ﻻ ﻴﺿﺮ ﻤﻌﺴﻤﻪ ﺸﻲﺀ ﻔﻰﺍﻻﺮﺾ ﻮﻻ ﻔﻰ ﺍﻠﺴﻤﺎﺀ ﻮﻫﻭﺍﻠﺴﻤﻴﻊ ﺍﻠﻌﻠﻴﻢ
“Bismillaahisy Syaafii Bismillaahil Kaafii Bismillaahil Mu’aafii
Bismillaahil Ladzii Laa Yadhurru Ma’asmihi Syai_un Fil Ardhi Wa Laa Fis
Samaaa_i Wa Huwas Samii’ul ‘Aliimu“.
Artinya
:
“Dengan nama Allaah Dzat yang
menyembuhkan, dengan nama Allaah Dzat yang mencukupkan, dengan nama Allaah Dzat
yang memaafkan, dengan nama Allaah dzat yang tidak dapat di mudharatkan oleh
segala sesuatu baik dibumi maupun dilangit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui".
Keterangan :
Sebaiknya jika kita hendak meminum atau
menelan obat didahulukan dengan membaca do’a yang tersebut diatas.
Karena bukan obat yang dapat menyembuhkan suatu penyakit, melainkan Allaah
Suhaanahu Wa Ta’aala juga yang menyembuhkannya. Obat sifatnya hanya perantara
saja sedangkan Allaah yang memiliki kesembuhan, karena itu berdo’alah.
Do’a untuk menyembuhkan penyakit
ﺮﺒﻨﺎ ﺍﷲ ﺍﻠﺬﻱ ﻔﻰ ﺍﻠﺴﻤﺎﺀ ﺘﻘﺪﺱ ﺍﺴﻤﻚ ﺍﻤﺮﻚ ﻔﻰ ﺍﻠﺴﻤﺎﺀ ﻮﺍﻻﺮﺾ ﻜﻤﺎ ﺮﺤﻤﺗﻚ
ﻔﻰ ﺍﻠﻤﺎﺀ ﻔﺎﺠﻌﻞ ﺮﺤﻤﺗﻚ ﻔﻰ ﺍﻻﺮﺾ ﻔﺎﻏﻔﺮ ﻠﻨﺎ ﺤﻮﺑﻨﺎ ﻮﺧﻂﻴﺎﻨﺎ ﺍﻨﺖ ﺮﺐ ﺍﻠﻂﻴﺑﻴﻦ ﺍﻨﺯﻞ ﺮﺤﻤﺔ
ﻤﻦ ﺮﺤﻤﺘﻚ ﻮﺸﻔﺎﺀ ﻤﻦ ﺸﻔﺎﺀﻚ ﻋﻟﻰ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻮﺠﻊ.
“Robbunalloohul Ladzii Fis Samaaa_i Taqoddasa Ismuka Amruka Fis
Samaaa_i Wal Ardhi Kamaa Rohmatuka Fis Samaaa_i Faj’al Rohmataka Fil Ardhi
Faghfirlanaa Haubanaa Wa Khothooyaanaa Anta Robbuth Thoyyibiina Anzil Rohmatan
Min Rohmatika Wa Syifaa_an Min Syifaa_ika ‘Alaa Haadzal Waj’I “.
Artinya :
“Robb kami adalah Allaah yang menguasai
langit, Maha Suci nama-Mu, Titah-Mu dilangit dan dibumi, sebagaimana rahmat-Mu
berada dilangit, maka perkenankanlah kiranya Engkau menjadikan rahmat-Mu itu
berada dibumi. Lalu ampunilah dosa dan kesalahan kami, Engkau jualah Robb yang
baik, berkenankanlah kiranya Engkau menurunkan sedikit rahmat dari rahmat-Mu
dan kesembuhan dari obat-Mu kepada penyakit ini “.
Keterangan :
Menurut riwayat Abu Dawud dan Nasa’i yang
bersumber dari Abu Darda’ Radhiyallaahu ‘Anhu bahwa sesungguhnya Rasuulullaah
Shallallaahu ‘Alaihi Wa Aalihi Wa Sallam pernah bersabda : “ Barang siapa yang
mengadukan sakitnya kepada Allaah Subhaanahu Wa Ta’aala maka hendaknya ia
berdo’a sebagaimana yang tersebut diatas niscaya ia akan segera sembuh dari
penyakitnya “.
Do’a untuk menghindarkan diri dari segala macam penyakit
ﺍﻠﻠﻬﻡ ﺍﻨﻲﺍﻋﻭﺬﺒﻚ ﻤﻦﺍﻠﺒﺮﺹ ﻭﺍﻠﺠﻨﻭﻦ ﻭﺍﻠﺠﺬﺍﻡ ﻭﺴﻴﻰﺀ ﺍﻻﺴﻗﺎﻡ
“Alloohumma Innii A’uudzu Bika Minal Baroshi Wal Junuuni Wal
Judzaami Wa Sayyi_il Asqoomi “
Artinya :
“Ya Allaah aku berlindung kepada-Mu dari
penyakit belang, gila (gegar otak), kusta dan dari segala penyakit yang
mengerikan ( darah tinggi, kencing manis, kanker, lever dan lain-lain) “.
Keterangan :
Menurut riwayat Abu Dawud Radhiyallaahu
‘Anhu bahwa Rasuulullaah Shallallaahu ‘Alaihi Wa Aalihi Wa Sallam telah
menganjurkan membaca do’a yang tersebut diatas, agar senantiasa terhindar dari
berbagai macam penyakit yang tidak diinginkannya.
Thank's to :
Labels:
Curhat Colongan,
Luvly Family,
Reflection
Subscribe to:
Posts (Atom)

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact